Penggunaan komputer sangat penting untuk kegiatan Organisasi. Dengan adanya aplikasi komputer seperti microsoft office word, excel, power point dan internet akan sangat membantu kegiatan operasional organisasi jika organisasi sukses dalam pengaplikasiannya. Skill ini dibutuhkan terutama oleh Pengurus Organisasi PKK agar dapat mengoperasikan dan mengoptimalkan kegiatan Organisasi. Semakin canggihnya teknologi menuntut semua orang untuk menyesuaikan akan hal itu. 

Berdasarkan hasil survey diketahui Pengurus Organisasi PKK Jerukagung dirasa belum mahir dalam mengoperasikan aplikasi komputer terutama microsoft office word dan excel yang memang paling sering digunakan. Dengan ini mengakibatkan kurang optimalnya kegiatan PKK terutama dalam hal pembukuan. Oleh karena itu mahasiswa KKN Sekolah Tinggi Multi Media mengadakan pelatihan microsoft office untuk meningkatkan kemampuan Ibu-Ibu PKK dalam menggunakan komputer.

Acara pelatihan microsoft office dilaksanakan pada hari kamis, 22 agustus 2019. Dengan materi MS Word, MS Power Point PC & WPS Office untuk mobile. Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta dari Ibu-Ibu PKK. Pada sesi pelatihan Ibu-ibu PKK dikenalkan dengan microsoft word dimulai dari bagaimana membuka aplikasi microsoft word, menyimpan file, mengenalkan menu yang ada di microsoft word hingga memperkenalkan fungsi-fungsi dasar pada komputer dan diajarkan cara membuat undangan. Selain mendapatkan microsoft word peserta juga mengikuti pelatihan microsoft Power Point. Dalam pelatihan microsoft Power Point Ibu-ibu PKK dikenalkan dengan dasar pengoperasian microsoft Power Point meliputi cara input kata, gambar, dan grafik. cara editing layout, design, transition, dan juga effect. diberikan juga materi tentang bagaimana memaksimalkan visual presentasi sehingga kata mudah dibaca dan elok untuk dipandang.

Ibu-Ibu PKK tampak antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan microsoft word dan microsoft Power Point. Dengan dilakukanya pelatihan ini diharapkan Ibu-Ibu PKK mampu memanfaatkan Ms office lebih optimal dalam kegiatan organisasinya.