Profil Desa Jerukagung

Desa Jerukagung awalnya terdiri dari 3 desa yang dipimpin oleh masing-masing lurah disetiap wilayah tertentu, yaitu Lurah Cempan yang membawahi wilayah Cempan dan Timbelan, Lurah Wonosari yang membawahi wilayah Wonosari dan Pandean, serta Lurah Jerukagung. yang membawahi wilayah Jerukagung, Wates, dan Margosono. Setelah ada peraturan baru dari pemerintah kolonial Belanda maka dari 3 desa/kelurahan tersebut selanjutnya digabung menjadi satu desa/kelurahan yang selanjutnya dijaman dulu disebut Lurah Glondong. Adapun Lurah Glondong pertama yang menjabat yaitu Lurah Mantenan yang beralamat di Dusun Jerukagung, maka dari itu desa/kelurahan ini selanjutnya disebut Desa/Kelurahan Jerukagung sampai sekarang. Selanjutnya yang menjabat lurah selanjutnya yaitu Lurah Pademo Rejo yang beralamat juga di Jerukagung. Setelah Lurah Pademo Rejo wafat terjadi revolusi/perubahan dalam hal pemerintahan desa yang dilakukan oleh pemerintah yang menganut sistem pemerintahan desa modern yang istilah Lurah selanjutnya dirubah menjadi Kepala Desa karena wilayah kekuasaannya dilingkungan atau wilayah perdesaan.

 

Adapun Kepala Desa yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa Jerukagung sebagai berikut:

Kepala Desa I : H. Sofyan dari tahun 1937 sampai tahun 1954.

Kepala Desa II : R.H. Hasyim Soeryo Dirjo dari tahun 1955 sampai tahun 1987.

Kepala Desa III : Mufti Widodo BA dari tahun 1988 sampai tahun 1997.

Kepala Desa IV : Suparman dari tahun 1998 sampai tahun 2007.

Kepala Desa V : Suparman dari tahun 2007 sampai tahun 2013.

Kepala Desa VI : Tri Wartanta dari tahun 2014 sampai dengan sekarang.